Intip Jagoan Hyundai di Pameran: Ioniq 9 hingga SUV Listrik Neira
Sorotan Hari Ini – Hyundai GIIAS 2026 menjadi salah satu sorotan utama dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Hyundai Motors Indonesia (HMID) memanfaatkan pameran otomotif terbesar di Tanah Air tersebut untuk memperkenalkan berbagai kendaraan elektrifikasi terbaru. Selain menghadirkan mobil listrik premium, Hyundai juga memperlihatkan konsep SUV listrik yang akan diproduksi di Indonesia. Presiden Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, menegaskan bahwa GIIAS merupakan momentum penting untuk menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap perkembangan mobilitas nasional. Oleh karena itu, Hyundai menghadirkan portofolio kendaraan yang lengkap, mulai dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid, hingga kendaraan listrik murni (EV), sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Tragedi di Berlin, Mobil Hantam Kerumunan Pawai LGBTQ, Satu Orang Tewas
Hyundai Ioniq 9 Menjadi Flagship Mobil Listrik Terbaru
Salah satu bintang utama Hyundai di GIIAS 2026 adalah Ioniq 9, SUV listrik premium yang menjadi model flagship dalam keluarga Ioniq. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 110,3 kWh dan sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 427,7 PS serta torsi maksimum 700 Nm. Hyundai mengklaim Ioniq 9 mampu menempuh jarak hingga 734 kilometer berdasarkan standar NEDC. Selain itu, akselerasi dari 0–100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 5,2 detik. Berkat arsitektur kelistrikan 800 volt, pengisian daya ultra-cepat DC dari 10 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 24 menit. Selama GIIAS 2026, Hyundai membuka pre-booking dengan harga spesial Rp1,49 miliar.
Staria EV dan Hybrid Hadir dengan Teknologi Modern
Hyundai juga memperluas keluarga Staria melalui kehadiran varian Staria Electric dan Staria Hybrid. Untuk versi listrik, Hyundai memasangkan baterai 84 kWh dengan motor listrik bertenaga 218 PS (160 kW) yang menggerakkan roda depan. Selain menawarkan jarak tempuh hingga 544 kilometer berdasarkan standar NEDC, mobil ini mendukung pengisian cepat DC hingga 350 kW, sehingga baterai dapat terisi dari 10 persen ke 80 persen dalam sekitar 20 menit. Sementara itu, Staria Hybrid tetap mempertahankan kenyamanan kabin premium dengan tambahan power sunroof di bagian depan serta panoramic roof di belakang. Varian VIP bahkan dilengkapi sistem audio Bose 12 speaker dan teknologi Interior Vehicle-to-Load (V2L) untuk memasok daya ke perangkat elektronik.
Palisade Terbaru Menawarkan Kenyamanan Lebih Premium
Hyundai turut menghadirkan pembaruan pada Palisade melalui peningkatan fitur kenyamanan dan keselamatan. Salah satu inovasi utama adalah hadirnya Dynamic Body Care pada kursi captain seat baris kedua. Fitur tersebut memungkinkan penumpang mengatur mode pijat, area pijatan, hingga tingkat intensitas sesuai kebutuhan selama perjalanan. Selain meningkatkan kenyamanan, Hyundai juga menambahkan emergency warning lamp pada bagian tailgate. Lampu tersebut memberikan visibilitas lebih baik kepada pengguna jalan lain ketika pintu bagasi sedang terbuka. Dengan berbagai pembaruan tersebut, Palisade tetap mempertahankan posisinya sebagai SUV premium yang mengutamakan kenyamanan keluarga.
Ioniq 3 Tampilkan Arah Desain Masa Depan Hyundai
Selain model yang sudah dipasarkan, Hyundai juga menghadirkan Ioniq 3 sebagai special display. Kehadiran mobil ini memberikan gambaran mengenai arah pengembangan mobil listrik kompak Hyundai pada masa depan. Ioniq 3 mengusung konsep desain Aero Hatch yang menonjolkan siluet ramping serta efisiensi aerodinamika. Identitas keluarga Ioniq tetap dipertahankan melalui penggunaan signature pixel lighting pada bagian depan dan belakang. Selain itu, empat titik lampu khas di kedua sisi kendaraan merepresentasikan huruf “H” dalam kode Morse, sehingga memberikan identitas visual yang unik sekaligus modern.
Hyundai Neira Disiapkan untuk Keluarga Indonesia
Salah satu pengumuman paling menarik di GIIAS 2026 adalah kehadiran Hyundai Neira, sebuah prototipe SUV listrik tujuh penumpang yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Hyundai berencana memproduksi kendaraan ini secara lokal di fasilitas Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI). Neira dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia yang membutuhkan ruang kabin luas tanpa mengorbankan efisiensi dan keberlanjutan. Nama Neira sendiri diambil dari Banda Neira, wilayah yang dikenal memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan keindahan alam Indonesia. Hingga saat ini, Hyundai masih menyempurnakan model tersebut sebelum peluncuran resminya.
Strategi Hyundai Menjawab Perkembangan Pasar Otomotif Nasional
Peluncuran berbagai model baru menunjukkan bahwa Hyundai tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik premium, tetapi juga membangun ekosistem elektrifikasi yang lebih lengkap. Selain menawarkan pilihan EV, perusahaan tetap menghadirkan model hybrid dan kendaraan bermesin konvensional agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Strategi ini dinilai penting karena transisi menuju kendaraan listrik masih berlangsung secara bertahap di Indonesia. Oleh sebab itu, Hyundai mencoba menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan berbagai segmen pasar sekaligus mendukung percepatan elektrifikasi nasional.
Hyundai Perkuat Komitmen Menuju Mobilitas Berkelanjutan
Partisipasi Hyundai di GIIAS 2026 memperlihatkan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi industri otomotif Indonesia. Kehadiran Ioniq 9, Staria EV, Palisade terbaru, Ioniq 3, hingga prototipe Neira menunjukkan arah pengembangan kendaraan yang semakin ramah lingkungan tanpa mengurangi kenyamanan maupun performa. Selain memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi, Hyundai juga memperkuat rencana produksi lokal untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional. Dengan strategi tersebut, Hyundai berharap dapat menjadi salah satu pelopor dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
